Kamis, 30 Juli 2009

Awas KECOAK !!!

Kecoak ?? brrrr denger namanya aja aku dah merinding. Bukannya takut (apalagi phobia) aku tuh cuma jijik aja sama hewan yang namanya kecoak itu (dlm bahasa saya : lipas), dari bentuk tubuhnya yang aneh n kayak keras2 gitu, bulu2 di ke-6 kakinya, bentuk kepalanya yang serem, n sayap tipisnya itu juga bikin jijik. Pokoknya aku rasa gak ada satupun yang indah di tubuh hewan kecoak itu.
Bukan aku aja yang jijik ma si kecoak, adek aku juga. Jadi kalo kami mau ke wc trus ada kecoak di depan pintunya, mending kami tahan aja deh pipisnya daripada harus berhadapan dgn hewan jorok itu.

Saking gak sukanya aku sama hewan itu, sampe2 aku pernah mikir, apa sih kegunaan hewan itu diciptain ma Allah (walau aku tau semua ciptaan Allah itu ada fungsi masing2), kayak lalat kan walalu jorok tapi ada hadist tntg lalat yang saya dengar dari acara di tivi, yaitu : apabila seekor lalat menghinggapi wadah ( makanan atau minuman ) kalian, hendaklah ia kalian benamkan, karena sayapnya yang satu
mengandung penyakit dan sayapnya yang lain mengandung ( obat ) penyembuh.
Lebah juga, ada ayat AlQuran yang nama ayatnya An-Nahl (lebah), trus Al-baqarah (sapi betina),
Tapi kecoak gak ada, kasian banget kan…??
Karena penasaran aku search aja di Google, eh aku nemuin jawaban gini :

Sejak 320 juta tahun lalu hingga saat ini, kecoa melewati berbagai zaman seperti zaman es, zaman dinosaurus, dan berbagai fenomena alam seperti banjir dan gempa bumi. Tetapi sampai saat ini, kecoa tetap bertahan, padahal hewan-hewan purba lain seperti dinosaurus sudah punah. Lalu apa yang membuat kecoa mampu bertahan ?

Menurut studi yang dilakukan oleh peneliti Amerika, kecoa memiliki semacam rambut halus yang berfungsi sebagai sensor untuk mendeteksi bahaya. Rambut-rambut itulah yang memberitahu kecoa jika ada bahaya datang jadi mereka bisa dengan cepat melarikan diri. Rambut itu juga berfungsi mendeteksi adanya gerakan disekitar kecoa, melalui perubahan tekanan udara. Kecoa memang sangat sensitif pada perubahan dan gerakan udara di sekelilingnya.

Sebagian besar kecoa juga sangat takut pada cahaya, dan biasanya mereka akan menyembunyikan diri jika melihat cahaya. Tetapi untuk kecoa Asia dan Amerika, malah sangat menyukai cahaya. Kecoa juga ada yang memiliki sayap dan ada yang tidak. Meskipun memiliki sayap, kecoa juga tidak selalu bisa terbang.

Dalam hal bertahan hidup, kecoa mampu bertahan 1 bulan tanpa makanan, tetapi hanya mampu bertahan satu minggu tanpa air. Bahkan, kecoa juga mampu bertahan hidup tanpa kepalanya selama satu minggu.

Kecoa bisa memakan apa saja, termasuk temannya sendiri. Meskipun
dianggap hewan yang jorok tetapi, kecoa juga memiliki peranan penting dalam kehidupan, yaitu menguraikan sampah-sampah yang dihasilkan manusia.
(by : VIVAnews.com)

Jadi si kecoak ini tyernyata berfungsi untuk menguraikan sampah2 kita, hmmmm tapi walau gimanapun aku tetep aja jijik sama hewan ini, ntar aku coba deh to ngelawan rasa jijikku ini. Bye.

3 komentar:

  1. hebat,km pinter. Salut bwt km....
    Tp klo mo jd dokter gigi gk blh jijik ma kecoak loh.....

    BalasHapus
  2. Berarti kecoa binatang purba dong...hehehe

    BalasHapus
  3. SE-MENJIJIKKAN-NYA MAKHLUK HIDUP TOH MEREKA JG CIPTAAN TUHAN JADI HARUS KITA HARGAI KEBERADAANNYA..WALAU AKU AGAK SDKIT PHOBIA MA HEWAN ITU TAPI AKU BERUSAHA TUK NGILANGIN RASA ITU.
    SEMANGAT!!

    BalasHapus